Prince Tutor part 4 (final)

princetutor

Cover by Mr Root

Author by Mr Root

Character :

Krystal (fx), Kim Soo Hyun

Other :

Minho (Shinee), Sulli (fx)

 

Note : FF ini menggunakan sudut pandang author. Sebelum membaca FF ini, saya sarankan membaca part yang sebelumnya. Terima kasih.

Happy Reading

 

Sesampainya di rumah, Soo Hyun memakirkan sepedanya. Kedua orang ini tidak segera beranjak dari sepeda yang mereka tumpangi.

 

“apa kau tidak mau turun?” tanya Soo Hyun.

 

Krystal hanya diam.

 

“kalau kau tidak mau turun, bisakah kau geser ke belakang sedikit? Aku ingin turun” kata Soo Hyun yang membuat Krystal secara tidak sadar mundur sedikit dari posisinya tadi.

 

Soo Hyun turun dan meninggalkan Krystal. Krystal lalu berlari menuju kamarnya.

Soo Hyun pergi menghadap ke Mr. Jung. Dia ada sesuatu yang harus dibicarakan.

 

***

 

Krystal melamun di kamarnya. Dia seharusnya merasa senang karena dia berhasil menyingkirkan tutornya, tapi tidak. Dia tidak merasakannya.

 

“aku tidak tahu dia sangat sensitif dengan perkataan seperti itu” lamun Krystal di kamarnya.

 

“seharusnya dia harus berfikir terlebih dahulu, dia pasti tahu aku sedang bercanda”

 

“ahh bagaimana ini?!” lanjut Krystal dengan mengacak-acak rambutnya.

Krystal memikirkan berbagai cara sampai akhirnya dia tertidur di kamarnya.

 

***

Soo Hyun keluar dari ruangan Mr Jung. Dia menuju ke gazebo samping rumah dan duduk untuk melihat terbenamnya matahari.

“apa aku benar-benar jelek?” tanya Soo Hyun pada dirinya sendiri.

“pegawai salon itu bilang aku benar-benar tampan. Apa mata Krystal bermasalah? Ah tidak mungkin. Mungkin saja gaya berpakaianku? Tapi aku sudah memakai pakaian merk Burberry” jawab Soo Hyun dengan kesal.

 

“hish, aku menghabiskan uangku demi dia, tapi dia malah mengolokku”.

“dasar, cewek memang sulit untuk dimengerti”

 

*****

 

Pada malam harinya, Krystal dan keluarganya makan bersama. Soo Hyun pun ikut.

 

“Soo Hyun, kau bertambah tampan saja” kata Mrs Jung sambil melihat Soo Hyun di meja makan.

 

“ah nyonya bisa saja, saya hanya potong sedikit” jawab Soo Hyun dengan senyumannya.

 

“Eomma, apakah mata eomma tidak apa-apa, Soo Hyun sama sekali tidak tampan” selak Krystal.

Soo Hyun menipiskan senyumannya.

 

“Krystal, cobalah lihat dia. Bertambah tampan.” Kata Mrs Jung, “eomma yakin banyak gadis yang menyukainya” lanjutnya.

Krystal mengernyitkan dahinya.

“yang benar saja” dipikiran Krystal.

 

*****

 

Selesai makan, Soo Hyun mengikuti Krystal ke kamarnya.

“eitt” Krystal berhenti di depan pintu kamarnya.

 

“apa?” tanya Soo Hyun.

 

“kau mau apa? Dasar stalker” Krystal balik bertanya.

 

“apa lagi kalau tidak mengajarimu. Sekarang waktunya.” Jawab Soo Hyun.

 

“oh… baiklah”

Krystal masuk ke kamarnya, begitu juga dengan Soo Hyun.

 

…..

 

“sepertinya kau bertambah pintar Krystal” kata Soo Hyun.

 

“karena aku memang pintar.” Jawab Krystal dengan mantab.

 

Soo Hyun mengajar seperti biasa. Namun, entah mengapa Krystal menjadi canggung hanya berdua dengan tutornya itu. Soo Hyun merasakan canggungnya mereka berdua.

 

“ehem. Apakah kau mendengarkan penjelasanku, Krystal?” tanya Soo Hyun yang melihat Krystal melamun.

 

“oh.. oh tentu saja” bohong Krystal.

 

“Krystal, apakah kau besok ada waktu?” Tanya Soo Hyun.

 

“oh aku besok bersama teman-temanku sepanjang hari” jawab Krystal, “ada apa?” lanjutnya.

 

“ah tidak apa-apa. Semoga harimu menyenangkan.” Jawab Soo Hyun dengan senyumannya. “sesi tutor malam ini selesai, kau harus bisa bertambah pintar tanpa bantuanku lagi Krystal.”

 

“pasti Tutor bawel.” Jawab Krystal sambil memeletkan lidahnya ke Soo Hyun.

 

“oke, Good Night. Sleep Well.” Kata Soo Hyun lalu keluar.

 

“Good Night Soo Hyun.” Kata Krystal dalam bisik setelah melihat pintu kamarnya tertutup.

 

 

***** esoknya *****

 

“apa perlengkapanmu sudah siap semua?” tanya Soo Hyun pada Krystal.

 

“baju, make up, done” jawab Krystal.

 

“sepertinya kau sudah dijemput oleh temanmu” kata Soo Hyun melihat mobil di depan rumah.

 

“oh iya itu Sulli” jawab Krystal sambil melihat ke arah mobil itu, “kau harus sudah ada di rumah ketika aku pulang” lanjut Krystal dengan serius. Soo Hyun tersenyum.

 

“hati-hati, Krystal. Sulli, jaga dia baik-baik” kata Soo Hyun ke Sulli yang ada di dalam mobil.

 

“iya oppa” jawab Sulli dengan semangat kepada Soo Hyun yang tersenyum kepadanya. Tanpa disadari ada yang melirik mereka berdua dengan lirikan tajam dari sorot matanya.

 

“i will miss you, Krystal” teriak Soo Hyun ketika mobil sudah mulai berjalan.

 

……………..

 

“i will miss you too” jawab Krystal di dalam mobil.

 

“seharusnya kau mengatakan waktu saat bersamanya” kata Sulli. Krystal diam saja.

 

 

***** di rumah *****

 

“Besok?”

 

“haha”

 

“tidak mungkin”

 

“sudah waktunya” Kata Soo Hyun sambil melihat ke langit.

 

Flashback

 

Soo hyun pergi menghadap ke Mr Jung.

“ada apa Soo Hyun?” tanya Mr Jung.

 

“waktuku sudah selesai tuan” jawab Soo Hyun.

 

“secepat itu?” tanya Mr Jung.

 

“iya, semalam aku mendapat telepon dari sebuah universitas di luar negeri yang memberikanku beasiswa” jawab Soo Hyun.

 

“ya bagaimana lagi, baiklah. Terima Kasih Soo Hyun, kau sudah bisa mengubah sifat putriku yang galak itu.” Kata Mr Jung sambil tertawa.

 

Soo Hyun pun ikut tertawa.

 

*****

 

Soo Hyun memberikan sepucuk surat di meja kamar Krystal.

“ahaha, bersenang-senanglah Krystal”

……

 

Soo Hyun pun pergi ke airport dengan ditemani oleh Mr Jung dan sopirnya.

“terima kasih Mr Jung” kata Soo Hyun lalu membungkukkan badannya.

 

“iya nak. Kau harus bisa menjaga diri. Jika ke Korea lagi, jangan lupa mampir ke rumah” Kata Mr Jung.

 

“tentu saja Mr Jung. Sampaikan salamku pada Krystal tuan”

 

Soo Hyun dan Mr Jung saling berpelukkan. Soo Hyun pun masuk dan menuju ke pesawatnya.

 

 

***** esok harinya *****

 

“thanks Sulli. Benar-benar menyenangkan” kata Krystal turun dari mobil Sulli.

 

“sampaikan salamku pada tutormu Krystal.” Kata Sulli.

Mendengar kata “tutor”, Krystal segera menuju rumahnya dan mencari sosok “tutor”nya itu.

 

“kemana dia?” tanya Krystal. “pasti di dapur”

 

“tidak ada” Krystal mulai cemas.

 

“sepeda motornya masih terparkir di depan rumah, pasti dia disini” kata Krystal masih mencari sosok tutornya itu.

 

Mr Jung melihat putrinya seperti orang gila.

“Krystal, apa yang kamu lakukan?” tanya Mr Jung.

 

“Appa, apa kau tidak melihat Soo Hyun?” tanya Krystal sambil mengelap keringat di dahinya.

 

“apa dia tidak memberitahumu?” Mr Jung balik bertanya.

 

“beritahu apa?” Krystal bingung.

 

“Soo Hyun mendapat beasiswa melanjutkan studinya ke luar negeri. Dan dia sudah berangkat kemarin. Appa yang mengantarkannya.” Jawab Mr Jung.

Krystal diam tak berkutik mendengar jawaban appanya. Lalu Krystal pun berlari ke kamarnya tanpa menghiraukan appanya lagi.

 

“pabbo”

 

*****

 

Krystal tidak bisa menahan tangisnya. Dia menyesal tidak menerima ajakan untuk pergi bersama Soo Hyun.

 

Krystal melihat dimejanya terdapat sepucuk surat yang ditujukan untuknya.

“hai bocah galak. Maaf aku tidak bisa memberitahumu tentang hal ini. Tapi hal itu bukanlah yang terpenting. Aku tahu, kau dan aku tak lebih dari murid dan tutornya. Tapi, aku tak tahu sejak kapan ini bisa terjadi. Perasaan yang aneh. Perasaan yang tidak bisa aku hilangkan setiap aku bersamamu. Perasaan yang melebihi dari status pertemanan. Ya, Aku Kim Soo Hyun, Menyukai Krystal Jung. Setidaknya perasaan ini berani aku ungkapkan walau hanya pada tulisan di surat ini. Aku mencintaimu Krystal Jung. –Kim Soo Hyun”

 

“pabbo…pabbo…pabbo”

“kenapa tidak bilang waktu aku belum berangkat?”

“aku harus apa?”

 

……………

 

“aku akan menunggumu……”

 

 

***** 2 tahun kemudian *****

 

“dimana namjachingumu?” tanya Krystal pada Sulli.

 

“pergi ke toilet” jawab Sulli.

 

“ohhh” kata Krystal sambil melihati jarinya.

Krystal dan Sulli duduk berdua di suatu cafe.

 

“hai Krystal”

 

“hai Minho” Jawab Krystal dengan senyuman.

 

“sendirian?” tanya Minho.

 

“ya begitulah kelihatannya”

Minho adalah namjachingu Sulli. Tak disangka mereka berdua menjalin hubungan. Tapi, Krystal sudah tahu itu dan dia tidak ada masalah dengan hal itu.

 

“Krystal, ada yang melihatimu.” Kata Sulli pada Krystal sambil menunjuk ke arah orang.

 

“Biarkan saja.” Jawab Krystal sambil meminum minumannya.

 

Dari kejauhan ada sosok pria yang tadi ditunjuk oleh Sulli, mendekat ke tempat mereka. Dengan tampang kesal pastinya.

 

“kau keterlaluan.” Kata pria itu.

 

Krystal hanya melihatinya dengan tampang tidak peduli. Sedangkan Minho dan Sulli melihat pria itu dengan tampang yang tidak dapat dideskripsikan.

 

“baik, kalo begitu aku pergi.” Lanjut pria tadi.

Krystal melirik pria itu yang beranjak pergi.

 

“maju satu langkah maka kau akan menyesal” Kata Krystal. Pria itu berhenti lalu mulai berjalan lagi.

 

Krystal mulai kesal.

 

“Soo Hyun!”

 

Pria tadi berhenti dan berbalik.

 

*Chu*

 

Ciuman cepat dari Krystal.

“aku sudah memberitahumu, kau akan menyesal.” Kata Krystal.

 

“aku tidak akan pernah menyesal pada tunanganku yang sangat menyukai berbelanja ini.” Jawab Soo Hyun sambil memperlihatkan belanjaan Krystal yang dibawanya.

 

Sekian-

 

The end

By Mr Root

 

Akhirnya selesai juga….. comment?

Iklan

One thought on “Prince Tutor part 4 (final)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s