Lost

fflost

Cover by Mr Root

Author by Mr Root

Cast : Kim Soo Hyun, Krystal F(x)

Genre : menurut pendapat reader

Length : chapter

 

Holaa, saya Mr Root. Oke, Mr sekarang mau ngepost ff buatan Mr di bulan Mei. Mohon dinikmati. Silakan dibaca~

Michael Buble ~ Lost

 

 

“apapun yang terjadi, aku tidak akan meninggalkanmu”

            “Aku tidak percaya itu sudah berakhir”

            Penyesalan. Hanya penyesalan yang ada diriku sekarang ini. Entah sudah berapa lama aku seperti ini. Seperti robot. Aku tidak tahu bahwa ini akan menjadi suatu mimpi buruk dalam hidupku. Mimpi yang selalu menghantuiku. Mungkin sebagian atau semua orang yang melihatku, pasti akan mengira bahwa aku adalah mayat hidup. Yah, mayat hidup, itu sangat sesuai dengan diriku sekarang. Aku mencoba untuk bangkit dari keterpurukan, namun selalu gagal. Mungkin ini adalah karma dari Tuhan. Hatiku yang sangat dingin, tidak pernah tahu perasaan seseorang, termasuk perasaan suka atau cinta. Aku selalu menganggap semua orang adalah temanku. Namun , semua itu hanya sementara dan cepat berakhir. Dari sinilah aku akan menceritakan apa yang terjadi padaku.

 

             

             “Aku melihat semuanya jatuh”

             Kau dan aku sudah berteman cukup lama, sampai aku tidak tahu berapa tahun sudah kita lewati bersama. Ya, kau adalah teman kecilku sampai sekarang kita dewasa. Aku hanya menganggapmu sebagai sahabat yang paling mengerti akan perasaanku. Kau adalah orang pertama yang aku beritahu bila aku mendapatkan informasi penting, entah itu tentang kesenangan, kesedihan, atau mungkin tidak keduanya. Aneh memang sampai aku tidak mempunyai perasaan terhadapmu. Tapi, ada sesuatu hal yang membuatku mengurungkan perasaanku padamu. Hal itu adalah aku tidak ingin persahabatan yang kita bangun selama bertahun-tahun pecah hanya karena aku memiliki perasaan terhadapmu. Maka dari itu, aku ingin menghilangkan perasaanku padamu.

Aku tidak pernah tahu perasaanmu. Kau selalu berhasil dalam menyembunyikan perasaanmu. Namun pada suatu hari, saat kita pergi ke sebuah tempat, aku melihat salah satu dari orang-orang yang ada disana adalah teman kita. Aku mencoba untuk melihatmu, dan kulihat tatapan matamu yang tidak bisa lepas dari orang itu.  Dari situlah aku percaya dan yakin kau tidak mempunyai perasaan terhadapku. Perasaanmu padaku hanyalah perasaan antara seorang sahabat dengan sahabat. Perasaanku padamu hanya bertepuk sebelah tangan. Sakit, itulah yang kurasakan setelah mengetahui fakta itu. Tapi aku mencoba dengan keras untuk tidak membuatmu curiga. Curiga dengan perubahan raut wajahku.

           

 

            “Dan aku tidak pernah melihat tulisan yang sebelumnya ada di dinding”

            Hatiku benar-benar hancur. Aku dengan keras mencoba melupakan perasaanku padamu, namun dengan keras pula hatiku menolak itu. Seberapapun usahaku untuk melupakan perasaanmu, hanya akan menambah besar perasaanku padamu. “Hati yang bodoh” kataku. Inilah mengapa aku tidak pernah ingin mengetahui apa itu cinta, apa itu suka. Aku tidak ingin mengetahui kalau akan terjadi seperti ini. Aku mencoba untuk menjauhimu.

Hari-hariku seperti hari yang normal. Melakukan aktivitas sehari-hari, dari bangun pagi, sekolah, sampai tidur malam. Namun, yang membedakannya adalah aku tidak pernah bersamamu lagi. Ya, aku menjauhimu. Egois memang diriku ini, tapi ini adalah cara untukku melupakan perasaanku padamu.

Pagi cerah ini, aku ingin melupakan sejenak keluh kesahku. Sebelum pergi masuk ke kelas, aku melangkahkan kakiku ke tempat yang sering kita kunjungi, belakang kelas. Aku pergi kesana bukan tanpa alasan, aku hanya ingin mengobati kerinduanku padamu. Sampai disana, betapa terkejutnya aku tidak melihat tulisan yang aku buat di dinding itu. Mungkin karena dindingnya sudah di cat. Aku segera beranjak pergi dari tempat itu, tapi ketika aku baru berbalik, aku melihat kamu yang datang ke tempat ini.

Hatiku berdetak kencang. Aku mencoba untuk membalikkan tubuhku dan berjalan menjauhimu.

“Mau kemana kau?”

Aku menghentikan langkahku dan tidak menjawab pertanyaannya. Aku belum siap untuk menatap wajahnya!

“Apa kau menjauhiku?” tanyanya mungkin sudah sadar apa yang aku lakukan padanya.

“Apa aku punya salah padamu?” dia bertanya lagi.

Aku tetap tidak menjawab pertanyaannya, sampai ada tangan yang memegang pundakku dan memaksa tubuhku untuk berbalik. Dia sekarang tepat di depanku. Kulihat wajahnya yang sedih. Aku tidak tahan untuk melihatnya, jadi aku melihat apa yang ada disekitarku untuk tidak melihat ke matanya.

“Kenapa kau? Apa salahku?” tanyanya dengan nada frustasi. Aku tetap diam.

“Sampai-sampai kau memalingkan wajahmu dan tidak melihat tepat ke mataku!” katanya dengan nada yang sedikit membentak .

“Ya, aku menjauhimu!” kataku dengan nada tegas. Dia terkejut. “Kumohon, jangan bertanya apa alasanku menjauhimu” lanjutku padanya. Aku pergi meninggalkan dirinya yang diam mematung.

 

 

Jika Aku tahu”

Hariku benar-benar suram. Aku tidak bisa konsentrasi pada pelajaran. aku dan dia berbeda kelas. BEDA. Tapi tetap saja jarakku dan dia berdekatan, kelas disamping kelasku adalah kelasnya. Yang membuatku sangat tidak nyaman adalah Minho (orang yang dilihatinya waktu kita pergi ke suatu tempat) satu kelas dengannya. Iya satu kelas! “Konsentrasi Soo Hyun, konsentrasi! Jangan memikirkan dia!” kataku pada diriku sendiri. Oh iya, aku belum memperkenalkan namaku. Namaku adalah Kim Soo Hyun.

Aku tetap tidak bisa berkonsentrasi pada pelajaran sampai jam istirahat berbunyi. Aku mencoba untuk membuat diriku tenang dengan pergi ke lapangan basket. Basket adalah salah satu hobiku, aku juga masuk di tim basket sekolah ini. Setelah sampai disana, aku tak menyangka bahwa aku akan bertemu dengan Minho. Tapi aku tidak terkejut karena dia memang adalah kapten tim basket sekolah ini.

“Hai Soo Hyun!” sapanya dengan ramah padaku.

“Hai Minho” sapaku juga.

“Ayo tanding satu lawan satu!” ajaknya padaku dengan melempar bola basket ke arahku dan dengan sigap kutangkap. Aku menyetujuinya.

Aku dan Minho bertanding satu lawan satu yang akhirnya dimenangkan olehku. Saat ini aku tidak ingin membahas tentang Krystal. Jadi aku baik-baik saja dengan Minho.

Setelah pertandingan yang benar-benar menguras keringat ini, aku dan Minho berbaring di tengah-tengah lapangan basket. Di sini terasa sepi, hanya ada aku dan Minho saja.

“Soo Hyun, kau tahu sahabatmu kan?” tanyanya tiba-tiba padaku.

“Siapa?” tanyaku padanya padahal aku tahu siapa yang dimaksudkan.

“Ah bagaimana kau lupa pada sahabatmu, Krystal!” katanya dengan sedikit jengkel.

“Ah, ada apa dengannya?”

“Aku menyukainya dan aku akan menyatakan cintaku padanya” katanya yang membuatku terkejut padanya.

“Jangan!!!” ingin aku berteriak padanya, tapi aku juga tidak ingin Krystal membenciku karena Minho adalah orang yang disukainya dan itu adalah kesempatan untuknya.

 

to be continued~

 

Mr Root hanya akan melanjutkan kalau ada yang komen. Mr sadis,, hehe mian mian..

mohon dikomen ya, itu sebagai bentuk penghargaan sebuah karya 😀 Khamsahamnida

Iklan

One thought on “Lost

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s