Prince Tutor part 3

princetutor

Cover by Mr Root

Author by Mr Root

Character :

Krystal (fx), Kim Soo Hyun

Other :

Minho (Shinee), Myungsoo L (Infinite), Sulli (fx)

 

Note : FF ini menggunakan sudut pandang author

Happy Reading

Cameo : Kim Jongin, Suzy. Hihi πŸ˜€

 

“krystal”

 

“KRYSTAL!!”

 

“hahh?? A-ada apa?”

 

“aku memanggilmu dari tadi! Kau pergi ke dunia mana, ha?”

 

“mianhe, Sul. Aku bingung”

 

“apa yang kaupikirkan? Sampai-sampai kau bingung” tanya Sulli pada sahabatnya yang melamun tadi.

 

“Apa Minho menyukaiku? Aku tidak ingin orang yang aku sukai menyukai orang lain, Sul” jawab Krystal dengan nada sedih.

 

“aku juga tak tahu Krystal, dia pasti mengenalmu. Kemarin saja kau dilirik olehnya” jawab Sulli menghibur Krystal.

 

“mungkin”

 

“apa tutormu jadi kesini?” tanya Sulli yang sedari tadi ingin bertanya tentang ini ke Krystal.

 

“kau mengingatnya, Sul? Aku berharap dia tidak mempermalukanku” jawab Krystal dengan menghela nafas.

 

“apa tutormu sejelek itu? Kau pasti belum mengetahuinya secara menyeluruh!” kata Sulli dengan pedenya.

 

“Sul, kau saja belum bertemu dengannya, bagaimana bisa kau berkata seperti itu?” jawab Krystal mulai terganggui oleh Sulli.

 

“aku hanya merasa seperti itu Krystal. Aku sangat penasaran dengan tutormu”

 

“…..”

 

“Krystal, Myungsoo datang mencarimu lagi” kata Sulli menunjuk ke pintu kelas. Disana Myungsoo sedang berdiri sambil melihat kearah Krystal dan Sulli duduk. Krystal merasa terganggu dengan kedatangan Myungsoo.

 

“mau apa lagi kesini?” tanya Krystal dingin.

 

“wow Krystal, berbaik hati satu kali saja.. padaku” kata Myungsoo yang berjalan ke tempat Krystal.

 

“…..” Krystal tidak menjawab perkataan Myungsoo. Karena tidak suka, Krystal akhirnya pergi keluar kelas diikuti dengan Sulli.

 

“yahh Krystal, kenapa kau meninggalkanku? Aishh” kata Myungsoo melihat Krystal, “kenapa sulit sekali mendekatinya” lanjutnya lagi dalam hati.

 

Krystal yang lagi tidak sedang mood, tanpa sengaja menabrak seseorang.

 

“yah, apa kau tidak punya mata?” teriak Krystal tanpa melihat seseorang yang menabraknya itu.

 

“mianhe” jawab seseorang itu.

 

Krystal yang mendengar suara yang familiar segera menoleh ke seseorang itu.

 

“M-Minho?” Krystal kaget.

 

Minho melihat ke Krystal dengan senyum maaf.

“mianhe Krystal”

 

Krystal menoleh ke arah Sulli.

“Sul, kenapa kau tidak memberi tahuku?” bisik Krystal pada Sulli.

 

“aku kaget Krystal” bisik Sulli.

 

“hah, bagaimana ini? Aku berteriak padanya!” bisik Krystal lagi.

 

“ehemm”

 

“apa kalian akan berbisik-bisikan terus? Aku pergi dulu kalau begitu. Sekali lagi, maafkan aku Krystal” kata Minho.

 

“ah Minho, temanku ingin berbicara padamu” kata Sulli yang membuat Minho menoleh ke arah Krystal. Krystal menunduk malu.

 

“benarkah?” tanya Minho.

 

“ah Krystal aku pergi dulu ya, aku ada keperluan” kata Sulli pada Krystal dengan mengedipkan mata.

 

“yah Sul, kau mau kemana?” teriak Krystal yang melihat Sulli berlari meninggalkannya berdua dengan Minho.

 

Krystal gugup.

 

“ah Krystal, apa yang ingin kaubicarakan?”

 

“e.e.. Minho, sebenarnya. A.a.aku s..su.dah mengenalmu, jadi aku pergi dulu, sampai jumpa” kata Krystal gugup lalu dengan cepat pergi meninggalkan Minho.

 

……………

 

“bagaimana lancar?” tanya Sulli melihat kedatangan Krystal ke kelas.

 

“lancar? Hah, itu sangat jauh!” jawab Krystal.

 

“tapi setidaknya aku memberimu waktu berdua-duaan” kata Sulli dengan seringai di senyumnya.

 

“apa kau tahu itu sama aja kau melemparku ke lubang buaya!” kata Krystal marah pada Sulli, “aku sangat gugup berdua dengannya, sampai aku tidak tahu harus berbicara apa, itu benar-benar memalukan” lanjutnya lagi.

 

Sulli tertawa mendengar pernyataan Krystal.

“kau sungguh lucu, aku tidak bisa membayangkan wajah sahabatku gugup dan berwajah merah”

 

“teruskan saja, Sul!” kata Krystal datar.

 

“ah Krystal, jangan marah padaku, kukira itu akan membantumu mendekatinya” jelas Sulli.

 

“jika Minho menyukaiku, seharusnya dia sudah mendekatiku” kata Krystal dengan nada sedikit sedih, “tapi mungkin karena dia malu” lanjut Krystal dengan nada semangat kali ini.

 

“terserah kau sajalah Krystal” kata Sulli datar kali ini.

 

Ring~Ring~

bel berbunyi

 

Krystal dan Sulli merapikan bukunya dan pulang. Mereka seperti biasa, menunggu di depan gerbang sekolah. Krystal tampak seperti mencari seseorang.

 

“Krys, kau mencari siapa? Tutormu atau Minho atau Myungsoo?” tanya Sulli bercanda. Mendengar seseorang yang dikatakan Sulli diakhir, membuat Krystal menatap tajam ke arah Sulli. Sulli ketakutan.

 

“e..eh Krystal, ada apa disana ribut-ribut? Apa itu mungkin tutormu?” tanya Sulli mengalihkan pembicaraan dengan yang dilihatnya barusan. “kenapa banyak anak perempuan disana?” lanjut Sulli lagi.

 

“tidak mungkin”

 

“Krystal, aku melihat sepeda motor disela-sela keributan itu, mungkin itu fangirl yang mengerubinginya. Apa jangan-jangan itu tutormu Krystal?” tanya Sulli benar-benar penasaran, “aku ingin melihat kesana” lanjutnya mulai meninggalkan Krystal namun tangannya ditarik oleh Krystal.

 

“kau tidak usah kesana” kata Krystal, “aku sudah tahu siapa yang ada disana” lanjutnya.

 

“siapa? Tutormu?” tanya Sulli.

 

“dia Kim…” jawab Krystal berfikir sejenak.

 

“yahh, Kim siapa?” teriak Sulli kesal.

 

“Dia Kim..K-Kim J-Jongin!” jawab Krystal yang sudah mengingat apa yang difikirkannya.

 

“Kim Jongin? Bukannya dia bersekolah di Seoul Art School! Sedang apa dia disini?” tanya Sulli.

 

“kudengar dia menyukai Suzy. Mungkin dia ingin bertemu atau menjemputnya”.

 

“ah benarkah? Ya mungkin saja”.

 

Krystal dan Sulli dengan bosan menunggu jemputannya.

 

“Krystal, apa tutormu tidak jadi kesini?”

 

“awas saja kalau dia tidak kesini” kata Krystal kesal.

 

“apa kau sudah menungguku lama?” suara seseorang tiba-tiba.

 

Sulli terpana melihat seseorang itu, berbeda dengan Krystal yang terkejut.

 

“a-apa k-kau tutor Krystal?” tanya Sulli, “apa kau Kim Soo Hyun?”

 

Krystal hanya bengong.

 

“mungkin” jawab seseorang itu.

Krystal yang mendengar jawaban dari seseorang itu, segera memukul lengan seseorang itu.

 

“yahh!!” teriak seseorang itu kesakitan pada Krystal.

 

“mungkin? Apa itu jawabanmu? Bagaimana bisa kau menjawabnya dengan kata itu. Kau itu tidak ‘mungkin’ tapi jelas iya” kata Krystal marah-marah pada tutornya.

 

“Krystal, ada apa denganmu? Apa ada sesuatu yang aneh setelah melihat perubahan tutormu?” tanya Sulli dengan seringai di senyumnya.

 

“yah, apa? Dia tetap saja jelek, kuno, dan tidak keren! Tidak ada yang berbeda dari dirinya!” kata Krystal dengan jelas.

 

Soo Hyun hanya diam mendengar perkataan Krystal.

 

“yah, kau benar! Aku memang jelek, kuno, dan tidak keren. Berbeda dengan Minho, orang yang kau sukai, entah aku sudah melihatnya atau belum. Aku tahu, kau mungkin sangat membenciku. Ah tidak, kau sangat membenciku. Aku akan pergi menghadap ke appamu dan meminta izin untuk berhenti menjadi tutormu, dengan itu kau tidak akan terganggu olehku lagi” kata Soo Hyun dengan nada yang tidak bisa diketahui.

 

“b-bukan i-tu___” belum selesai Krystal berbicara, sudah dipotong oleh Soo Hyun.

 

“ayo aku antar kau pulang” kata Soo Hyun menaiki sepedanya dan menyodorkan helm kepada Krystal.

 

“S-Sulli, aku p.pulang dulu. Bye” kata Krystal dengan nada sedih mungkin.

 

“bye Krystal” sambil melambaikan tangan. Sulli tahu perasaan Krystal sekarang, namun ia tidak ingin ikut campur.

 

Soo Hyun mengantarkan Krystal ke rumahnya.

 

“jangan kuwatir, kau akan bebas tanpaku setelah ini. Ini adalah pertemuan terakhirku denganmu” kata Soo Hyun di sela-sela mengendaranya.

 

“bu..bukan itu yang k..kumaksud. Kumohon jangan pergi, tetaplah menjadi tutorku” kata Krystal pada Soo Hyun dengan mempererat pegangan tangannya pada pinggang Soo Hyun.

 

Soo Hyun yang mendengar perkataan Krystal dan merasakan pinggangnya yang semakin erat dipeluk oleh Krystal, hanya diam saja. Sebenarnya ia merasa sakit hati oleh perkataan Krystal. Dia berani untuk memotong rambutnya, mengganti stylenya, itu karena Krystal. Namun dia tidak menduga Krystal akan berkata seperti itu.

 

Krystal yang tidak mendengar sepatah katapun dari Soo Hyun, merasa frustasi.

 

“mianhe o-oppa”

 

deg…

 

new update, mohon maaf karena terlalu update. Laptop dalam perbaikan πŸ™‚ 😦

Mr Root J

Iklan

11 thoughts on “Prince Tutor part 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s