Danger Love part 3

danger3

Cover by Mr Root

Author by Mr Root

Character :

Kim Soo Hyun, Jung Eun Ji (A PINK), Seo In Guk, Choi MinHo (Shinee), Xi Luhan (Exo)

Nb : just Kim Soo Hyun POV.

 

Continue :

 

Kurasakan jarak kita semakin dekat. Aku merasa gugup, siapa yang ada disampingku ini. Kucoba untuk membuka mataku perlahan-lahan dan ternyata dia adalah….

“LUHAANNN” kagetku setelah melihat siapa orang yang ada disampingku. Dia hanya tersenyum lebar.

“hai Soo Hyun” sapanya dengan senyuman mautnya.

“kau mengganggu tidurku” jawabku tanpa terpana oleh senyumannya. Luhan adalah temanku selain Seo In Guk. Dia juga tau apa yang aku kerjakan, karena aku bercerita padanya.

“aku ingin memberitahumu sesuatu!!”

“jika tidak penting, tidak usah” jawabku dengan nada dingin spesial dari diriku.

“ini penting” kulihat Luhan dengan wajah seriusnya.

“apa?” tanyaku yang mulai penasaran.

“ini tentang Eunji?”

“ahh aku kira apa?”

“apa kau ingin tau?”

“sepertinya menarik” jawabku sedikit menyeringai.

“aku tahu sifatmu” jawab Luhan dengan senyuman lebar.

“cepat ceritakan padaku, eh sebentar kenapa kau bisa ada disini? Bukannya ini jam pelajaran?”

“dasar kau, sekarang jam istirahat”

“ahh, aku benar-benar lupa waktu. Ayo ceritakan padaku”

“kenapa kau begitu bersemangat. Apa kau ada perasaan pada Eunji?”

Aku kaget dengan pertanyaan mendadak dari Luhan.

“yahh, itu tidak mungkin terjadi. Aku hanya akan membantu temanku, setelah itu selesai” jawabku tanpa dosa.

“berarti setelah selesai kau akan meninggalkan Eunji?” tanya  Luhan yang membuatku sedikit terdiam.

“aku tidak tahu, mungkin aku akan mencoba menghindarinya”

“bagaimana jika dia ada perasaan padamu?”

“itu pertanyaan yang sulit. Yaahh!! Kenapa kau tanya begitu pertanyaan padaku??!!”

“haha, mianhae Soo Hyun, aku penasaran”

“cepatlah cerita!!” desakku pada Luhan.

“yaya” katanya lalu memulai ceritanya, “saat kau dilarang ikut ke kelas guru Jung, kulihat wajah Eunji sedikit terkejut, lalu kau keluar. Selama pelajaran kulihat Eunji hanya melamun, dia tidak biasanya seperti itu, lalu dia sebentar-sebentar melihat ke arah jendela dekat pintu saat kau keluar kelas. Setelah itu–’’

“wahh, kenapa dia” tanyaku memotong pembicaraan Luhan.

“yahh, bisakah kau tidak memotong pembicaraan?” tanya Luhan sedikit marah..

“haha mianhae Luhan, ayo lanjutkan!”

Kulihat Luhan akan melanjutkan ceritanya.

“Setelah itu bel istirahat berbunyi. Aku melihat eunji segera meninggalkan ruangan kelas, itu benar-benar tidak biasa, karena biasanya dia malas sekali keluar kelas. –’’

“lalu-lalu?” tanyaku penasaran.

“jika kau memotong pembicaraan lagi, aku tidak akan melanjutkan cerita” ancam Luhan padaku dan aku hanya diam seribu bahasa.

“aku pun mengikutinya pergi. Pertama dia pergi ke cafetaria. Dia seperti mencari seseorang namun kulihat dari wajahnya dia sedikit kecewa, mungkin karena orang yang dicari tidak ketemu. Lalu, kedua, dia pergi ke taman, namun sama seperti di cafetaria, tidak ketemu. Setelah itu, kau tahu dia pergi kemana!! Dia pergi ke arena basket!!!! Aku terus mengikutinya. Kulihat di arena basket ada anak yang bermain basket, Eunji melihati satu persatu anak basket itu. Dan kulihat wajah Eunji seperti orang yang depresi karena tidak menemukan orang yang dicari” kata Luhan yang membuatku hanya melongo.

“apa dia mencariku? Ah tidak mungkin. Eunji pasti mencari Minho” kataku.

“sepertinya bukan Minho, karena saat di arena basket, disana ada Minho, tapi Eunji membiarkannya. Aku merasa dia mencarimu Soo Hyun! Apa kau tidak ingin bertemu dengannya?”

“ah benarkah?” kataku kaget, “aku tidak ingin bertemu dengannya hari ini. Oh iya aku tidak akan masuk kelas hari ini, aku malas karena bad mood. Jika ada yang mencariku, beritahu saja aku sakit”

“yaahh, kenapa kau enak sekali. Berbohongmu benar-benar tidak profesional”

“haa, aku tidak berbohong, coba liat ini” kataku menunjukkan luka yang ada disiku yang berdarah.

“hii, apa yang terjadi dengan sikumu?”

“aku jatuh, tulang belakangku juga terasa sakit”

“kenapa kau tidak ke ruang perawatan sekolah?”

“aku baru menyadarinya saat aku tertidur disini”

“apa ini terjadi saat kau dan Eunji datang ke kelas bersama-sama?”

“sepertinya itu benar”

“ceritakan padaku!!!”

“aku memboncenginya, lalu ada sepeda motor mau menabrak dan kita terjatuh” jawabku singkat.

“yaahh, kenapa singkat sekali? Aku belum paham ceritamu!!!”

“aku tidak akan mengulanginya, mianhae ya” kataku pada Luhan dengan tersenyum lebar.

“ahh kau ini, aku kembali ke kelas dulu, waktu istirahat akan selesai. Bye” Luhan lalu meninggalkanku sendiri karena waktu istirahat yang memang akan selesai.

Aku pun memulai untuk tidur lagi sambil memegangi sikuku yang mulai sakit.

 

……………….

 

Aku bangun dari tidurku dan merasakan sikuku seperti sudah dibalut oleh sebuah perban. Aku sedikit membuka mataku dan kurasa ada seseorang didekatku. Dan kulihat dia adalah Eunji dengan wajahnya yang kawatir.

“apa kau sudah sadar?” tanyanya begitu dia melihatku membuka mataku.

“aku hanya tertidur” kataku, “apa kau yang membalut lukaku?” tanyaku menambahkan sambil melihati sikuku.

“kau membuatku kawatir” katanya dengan nada sedikit tinggi, “iya, aku yang membalutnya! Apa masih sakit?”

“gomawo Eunji”, “ya masih sedikit sakit” kataku sambil sedkit tersenyum padanya.

“yahhh, kenapa kau tidak pergi ke ruang perawatan sekolah?” katanya dengan nada tinggi.

“aku tidak tau, kalau lukanya jadi semakin parah” kataku, “ooh, kau tahu darimana aku disini?” tanyaku yang membuat dia hanya melongo seperti orang yang tidak tahu harus berbicara apa.

“akubertanyapadaLuhankarenaakumencarimudaritadi” kata Eunji yang sangat cepat sehingga aku tidak bisa memahami kata-katanya.

“hah? Apa katamu? Bisakah kau bicara dengan pelan, aku tidak bisa memahami kata-katamu”

“aku bertanya pada Luhan karena aku mencarimu dari tadi” katanya yang membuatku tersenyum.

“apa kau tahu aku mencarimu dari tadi?” tanyanya sedikit menunduk.

“kenapa kau mencariku? Katamu aku tidak boleh dekat denganmu”

“aku kawatir sesuatu terjadi padamu, hanya itu” kata Eunji sambil memalingkan wajahnya.

Dengan keberanianku, aku mencoba menyentuh dagunya agar dia melihat ke arahku. Kulihat dia sedikit shock dengan kelakuanku. Wajahku sedikit demi sedikit mendekat ke wajahnya sehingga jarak wajahku dan wajahnya hanya beberapa centi saja. Kulihat dia sudah menutup matanya, akupun juga melakukan hal itu. Bibir kita semakin mendekat sampai..

 

Buzz..buzz..

Suara handphone ku membuat kita berdua menjauh satu sama lain dan juga keadaan menjadi sangat kikuk.

 

“ah Eunji mainhae, handphoneku berbunyi” kataku ke Eunji namun Eunji hanya memalingkan wajahnya. Kulihat wajahnya memerah.

“aiisshh, siapa yang message aku?” celutukku sambil melihat handphoneku.

“Seo In Guk” celutukku setelah mengetahui siapa yang message ke nomerku dan mengembalikkanku ke fakta yang ada.

 

From : Seo In Guk

“yahh, apa kau baik saja? Kata Luhan sikumu terluka. Ingat minggu depan kita ada pertandingan”

 

To : Seo In Guk

“aku tidak apa-apa, iya aku tahu itu”

 

From : Seo In Guk

“baiklah, lanjutkan misimu ya!!!”

Tidak kubalas message, karena sekarang aku tahu bahwa aku menyukai Eunji. Aku tidak bisa memungkiri fakta bahwa aku menyukainya. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Apakah aku harus membantu In Guk atau aku tetap membiarkan perasaanku berkembang? Aku melamunkan hal ini sampai ada seseorang yang memanggilku.

 

“Soo Hyun!!”

“ahh ne, apa Eunji?” membuyarkan lamunanku.

“apa yang kau lamunkan?”

“Eunji…” kataku melihatinya serius.

“ne Soo Hyun” kulihat wajahnya yang kawatir dengan perubahan wajahku.

“Eunji,, aku tidak bisa berteman denganmu” kataku yang membuatnya menatapku kosong.

“mianhae Eunji, aku hanya–.” Belum sempat aku selesaikan.

 

Slaappp

Aku memegangi pipiku. Eunji menamparku.

“apa maksudmu hah? Teman macam apa kau? Aku tidak tau bahwa sifatmu sebenarnya seperti itu. Kau sama seperti laki-laki lainnya. Apakah kau tahu bagaimana perasaanku sekarang? Untuk apa kau baik padaku selama ini?” Eunji mencurahkan semua amarahnya dihadapanku sambil menangis.

Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Kulihat Eunji akan meninggalkanku.

Sebelum dia meninggalkanku kutarik tangannya dan kupeluk dia.

“mianhae Eunji, aku tidak ingin kau sakit saat tau apa yang sebenarnya terjadi” kataku pada Eunji yang menangis di pelukanku.

Eunji memelukku balik. Kurasakan pelukannya semakin kencang.

“saranghae Soo Hyun” katanya yang membuatku terkejut.

“saranghae Eunji” kataku padanya.

Aku pun melepas pelukannya. Aku memegang dagunya mengarah ke wajahku. Aku mencium bibirnya lembut, Eunji mulai menutup matanya dan membalas ciumanku.

 

End….

 

 

 

 

 

Not yet!!!!!!

Ini belum selesai…

To be continued….. XD

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s