My Assistant and Bodyguard part 2

mr root

Cover by Mr Root

Author : Mr Root
cast : Tiffany Snsd, Kim Soo Hyun, L infinite, Yuri Snsd.
Other : Taecyeon 2pm, Siwon suju, snsd.
Genre : romance, life, comedi
Silahkan dibaca.. Don’t be silent readers. 🙂 by Mr Root………….

continue :

Di kedai kopi
“benar-benar melelahkan” kata L
“hmm” kata Soo hyun.
“kau itu jangan terlalu pendiam” omel L
“kau tau kan, aku bukan orang kaya” dengan nada dingin.
“iya aku tahu, oh iya aku punya rahasia” kata L.
“terus?”
“aku akan memberitahumu, tapi jangan beritahu siapapun!” kata l dengan tampang seriusnya.
L memberitahu rahasianya pada Soo Hyun. Soo Hyun kaget dengan pernyataan L….

………………………………..

Ternyata L menceritakan mengapa dia menjadi bodyguard Tiffany.
“aku ingin kau membantuku” kata L pada Soo Hyun
“aku tidak berminat”
“ayolah, akan kubayar kau”
“aku tidak butuh uang, aku akan membantumu secara gratis” kata Soo Hyun.
“aku ingin Tiffany menjadi pacarku, aku butuh bantuanmu” kata L meminta bantuan.
“aku itu hanya asisten, bagaimana caranya?” tanya Soo Hyun.
“ah, kau bilang hal yang baik-baik tentang aku
“ne ne ne” kata Soo Hyun lalu meninggalkan L.
Soo Hyun kembali ke member Snsd berada, yaitu salon.
“kau dari mana saja” kata Tiffany menghampiri Soo Hyun.
“dari kedai kopi”
“bagaimana penampilanku sekarang?” tanya Tiffany.
“not bad” sambil tersenyum.
“apa katamu?” omel Fany sambil menjitak kepala Soo hyun.
“aduuh”
“mana L?” tanya Tiffany.
“dia masih dikedai”
“oh baguslah, kukira dia hilang” kata Tiffany.
“apa nona menyukai L?” tanya Soo Hyun tiba-tiba.
“tentu saja tidak”
“mengapa kau tanyakan itu?” tanya Tiffany.
“karena sepertinya L menyukai nona”
“jika L menyukaiku, lalu kau menyukaiku atau tidak?” tanya Tiffany dengan wajah penasaran.
“aku hanya asisten nona, bagaimana bisa aku menyukai majikan sendiri” jawabnya.
“memang seharusnya begitu” jawab Tiffany dengan nada sedikit kecewa.
“mengapa nona bertanya seperti itu?” tanya Soo Hyun.
“aa, hanya ingin tau, hehe” sambil tersenyum aneh.
“baiklah kalau begitu, panggil aku jika ada sesuatu” kata Soo hyun.
“ne” jawab Tiffany singkat lalu berbalik memunggungi Soo hyun.
“nona terlihat cantik” kata Soo hyun lalu pergi meninggalkan Tiffany.
Mendengar itu, Tiffany kegirangan.
Keesokan harinya di rumah Tiffany.
Di kamar Tiffany
“nona cepat bangun” kata Soo Hyun sambil membawakan sarapan pagi.
Tiffany bangun, Soo Hyun menaruh sarapan di kasur Tiffany dan duduk disampingnya.
“apa ini?” tanya Fany.
“aish, makan saja nona” kata Soo Hyun.
Tiffany memakan sarapannya ditemani Soo Hyun.
“nona, jadwalmu hari ini adalah menghadiri pernikahan” kata Soo hyun.
“pernikahan siapa?” tanya Tiffany.
“apa nona lupa? Itu pernikahan Taecyeon” jawab Soo hyun.
“astaga, aku lupa, cepat pergi dari kamarku, aku mau ganti”, “ohh iya kau juga ganti” kata Tiffany pada Soo hyun.
“untuk apa?” tanya Soo Hyun.
“aku tidak ingin menghadiri pernikahan sendirian” jawab Fany.
“mianhae nona, aku sudah ada janji dengan seseorang, aku bisa menyuruh L untuk menemani nona” kata Soo hyun.
“janji? Kalau begitu cepat suruh L ganti untuk menemani aku di pernikahan” kata Tiffany sedikit kecewa.
“baik nona”
L menemani Tiffany di pernikahan Taecyeon. Soo Hyun pergi dengan seseorang.
Di pernikahan Taecyeon
Tiffany dan L ke tempat Taecyeon berada, mereka berbincang.
“Taecyeon oppa, semoga bahagia selamanya” kata Tiffany dengan eye smile.
“gomawo Tiffany-ah, siapa yang ada disampingmu? Pacarmu?” tanya Taecyeon.
“bukan dia temanku”
“kau terlihat cocok” kata Taecyeon dengan tertawa.
Mendengar hal itu, L dan Tiffany sama-sama malu dan tertawa.
Setelah itu, Yuri datang menghampiri Taecyeon dengan seseorang. Tiffany dan L terkejut melihat itu.
“Taecyeon oppa” sapa Yuri ke Taecyeon.
“Yuri!” “kau dengan siapa? Pacarmu?” melihat ke arah Yuri.
Mendengar itu, Yuri hanya tersenyum.
“Soo Hyun sedang apa disini?” tanya Tiffany kaget.
“Aku diajak oleh Yuri”
“aku ingin bicara berdua denganmu” menggandeng tangan Soo hyun keluar gedung.
Yuri dan L melihat mereka dengan tatapan jealous. Taecyeon kebingungan.
Di luar gedung
“apa maksudmu?” tanya Tiffany dengan marah.
“mianhae nona, aku sudah ada janji dengan Yuri sebelum nona memintaku” jawab Soo hyun.
“kenapa tidak memberitahuku!” omel Tiffany.
“mianhae nona, aku juga tidak tahu kalau ternyata Yuri mengajakku ke pernikahan Taecyeon” kata Soo hyun menjelaskan.
“kau itu asistenku! Aku tidak suka kau pergi dengannya, itu menggangguku” teriak Tiffany pada Soo hyun.
“mengganggu? Nona juga tidak pernah peduli padaku!” balas teriak ke Tiffany.
“bagus kalau kau sudah tahu, pergi dari hadapanku!” kata Tiffany tidak terkontrol.
“baik nona, kalau itu mau nona, aku mengundurkan diri sekarang” kata Soo hyun dengan nada tegas.
“mengundurkan diri? bukan itu maksudku” kata Tiffany yang yampir meneteskan air mata.
“mianhae nona, aku sudah tidak tahan” pergi meninggalkan Tiffany.
Tiffany menangis, L yang membuntuti mereka memukul Soo Hyun. Tiffany terkejut.
“prakk” suara pukulan L pada Soo Hyun.
Soo hyun jatuh tersungkur di tanah. Tiffany mencoba menghentikan L.
Soo Hyun melihati L dengan tatapan tajam. Tiffany menghampiri Soo hyun yang terjatuh dan membantunya berdiri, namun Soo Hyun menolak dan meninggalkan mereka berdua.
L mengantarkan Tiffany pulang
di perjalanan
“apa yang kau lakukan tadi?” tanya Tiffany sedikit marah dengan tindakan L.
“aku tidak bisa diam saja melihat nona dibentak oleh Soo hyun” jawab L.
“aku yang membentak dia duluan, dan karena ulahmu mungkin Soo hyun semakin membenciku” kata Tiffany antara marah dan sedih.
Sampai di rumah. Tiffany langsung menuju kamarnya.
Di kamar Tiffany
Tiffany pov
“apa yang aku lakukan? Aku benar-benar bingung dengan kelakuanku sendiri”
Aku terus memikirkan kejadian tadi.
“Ada apa denganku?” pertanyaan itu terus terngiang di pikiranku.
Tiffany pov end
Soo Hyun pergi ke rumah Tiffany untuk berpamitan dan berbicara dengan Siwon.
Siwon, “oh Soo Hyun, ada apa ke ruanganku?”
Soo Hyun, “mianhae hyung, aku tidak bisa menjadi asisten nona lagi”.
Siwon, “ada apa? Apa yang dia lakukan padamu?”.
Soo hyun, “gwenchana, aku ingin mencari pekerjaan baru”.
Siwon, “kau bisa bekerja padaku!”.
Soo Hyun, “aku ingin mencari pekerjaan dengan diriku sendiri”.
Siwon, “oh begitu, jika kau butuh pekerjaan bilang saja padaku”.
Soo hyun, “ne, gomawo”.
Author pov
Soo hyun pun pergi dari rumah Siwon dan berpapasan dengan L. Soo hyun melihat tajam L, begitu juga dengan L. Tiffany yang sedang melihat keluar jendela, tanpa sengaja melihat Soo hyun yang baru keluar dari rumahnya. Ia pun mengejar Soo hyun, namun Soo hyun sudah pergi. Tiffany sedikit meneteskan air mata. L melihati Tiffany dari kejauhan.
Author pov end
di kontrakan Soo Hyun
Kim soo hyun pov
“kembali ke rumah lama”. “tidak ada yang berbeda disini” melihati isi rumah.
“huhh,, sekarang harus mencari pekerjaan baru lagi”. Aku pun mandi, setelah itu bersiap untuk mencari pekerjaan baru lagi.
Soo hyun pov end
Di rumah Siwon dan Tiffany
Author pov
Siwon kawatir dengan adiknya, karena adiknya tidak keluar dari kamarnya. Siwon pun pergi ke kamar Tiffany untuk menanyai adiknya apa yang sedang terjadi.
Author pov end
Di depan kamar Tiffany
“tokk, tookk, Fany, buka pintunya” teriak Siwon di depan kamar Tiffany sambil mengetuk pintu.
Tiffany hanya berbaring di tempat tidur dan tidak menggubris kakaknya.
“Fany, beritahu oppa ada apa sebenarnya?” kata Siwon dengan sedikit teriak.
Tiffany masih tidak menggubris kakaknya.
“Fany, jika kau masih tidak menggubris oppa, oppa akan mendobrak pintunya” teriak Siwon serius.
Sekarang Tiffany baru menggubrisnya dan membuka pintu kamarnya.
“mainhae oppa, aku ingin sendirian” kata Tiffany.
“setidaknya kamu harus makan” kata Siwon karena Tiffany sudah di dalam kamar selama 4 jam.
“aku tidak nafsu makan oppa!” kata Tiffany lagi.
“apa karena Soo hyun kamu seperti ini?” tanya Siwon yang membuat Fany kaget.
“eee,, annieo!!” kata Fany dengan gelagapan.
“ehem, sepertinya oppa tau sekarang!” sambil tertawa sinis.
“mwoo? Oppa tau? Aku tidak percaya” kata Tiffany.
“aku juga tidak percaya, karena sepertinya adikku sudah menaruh perasaan pada mantan asistennya” kata Siwon sambil tertawa puas.
Tiffany hanya diam saja karena malu. L yang kebetulan ada disana, jengkel mendengar kata-kata Siwon.
Author pov
Selama 4 jam Soo hyun mencari pekerjaan, namun belum ada yang mau menerimanya, itu karena dia minim pengalaman. Dia pun menemui Luhan di tempat biasanya mereka bertemu, yaitu di lapangan basket kota.
Author pov end
Luhan, “lama tak jumpa, kenapa kesini?”
Soo hyun, “aku sedang mencari pekerjaan baru”
Luhan, “lalu pekerjaanmu yang menjadi asisten?”
Soo hyun, “aku mengundurkan diri”
Luhan, “mwo? Kau benar-benar aneh, itu pekerjaan dengan gaji tinggi”
Soo hyun, “iya aku tahu, tapi aku juga sudah tidak tahan”
Luhan, “apa maksudmu dengan tidak tahan?”
Soo hyun, “aku tidak tahan dengan majikanku yang galak itu”
Luhan, “haaha, kau tadi bilang ingin mencari pekerjaan?”
Soo hyun, “ne, kau tau tempat yang bagus untuk aku bekerja?”
Luhan, “ne, temanku punya restoran terkenal dan dia butuh seseorang dengan paras tampan”
Soo hyun, “lalu menurutmu aku itu tampan atau tidak?”
Luhan, “seharusnya tampan tapi karena rambutmu kaya semak belukar jadi tidak tampan lagi” *rambutpertamadidreamhigh
Soo hyun, “mwo? Benarkah?”
Luhan, “kau harus dipotong”
Soo hyun, “mwo, aku harus dipotong?”
Luhan, “maksudku rambutmu”
Soo hyun, “temanmu punya restoran namanya apa dan di daerah mana?”
Luhan, “aku akan memberitahumu, kalau kau sudah potong rambut, ayo kuantar ke salon setelah itu ke restoran temanku”
Soo hyun, “ne, ayoo”
Author pov
Setelah potong rambut, Luhan membawa Soo Hyun ke restoran milik temannya
Author pov end
di depan restoran
“Shasimi’s Resto” kata Soo Hyun
“ini restorannya, ayo masuk” kata Luhan mengajak Soo Hyun.
Di dalam restoran
“kau diam saja, biar aku yang bicara pada temanku”
“ne” jawab Soo hyun
Luhan berbicara dengan pemilik restoran itu sekaligus temannya yang bernama Nichkhun.
“oh Luhan, lama tak jumpa” sapa Nichkhun ketika bertemu Luhan.
“Nichkhun, kemarin juga kita ketemu”
“oh iya lupa” kata Nichkhun sambil tertawa.
“apa lowongan pekerjaan di restoranmu masih ada?” tanya Luhan
“masih, apa kau mau bekerja untukku?”
“ah tidak, temanku mencari pekerjaan, jadi aku bertanya padamu”
“apa temanmu sesuai dengan kriteria pekerja disini?”
“tentu saja, ini dia” memperlihatkan Soo Hyun.
“perfect” kata Nichkhun sambil tersenyum.
“khansahamnida” kata Soo Hyun pada Nichkhun.
“disini semua sesuai dengan kriteria kau bisa melihatnya kan”
“disini semua pegawainya pria?”
“ne, aku ingin membuat restoran ini berbeda”
Soo Hyun melihat sebuah salah satu iklan di restoran itu.
“itu iklan snsd?” tanya Soo Hyun pada Nichkhun
“benar, Snsd menjadi lengganan tetap di restoran ini, jadi banyak pengunjung yang datang kesini” jelas Nichkhun
“iya, ramai sekali”
“jadi untuk pertama kamu akan bekerja sebagai pelayan dahulu”
“ne, khansahamnida” kata Soo hyun pada Nichkhun dan Luhan
Author pov
Soo hyun bekerja di restoran milik Nichkhun berkat Luhan. Dia pun mulai bekerja disana. Di restoran itu semuanya pria dan sesuai kriteria, sebut saja pegawainya, Yunho, Wooyoung, Junho, Suho, Jo kwon, Jinwoon, Key, dan Minho si satpam. Hampir setiap hari, pengunjung disana rata-rata adalah perempuan.
Author pov end
keesokan harinya
@Snsd
Taeyeon, “ayo ke restoran mantanmu Tiffany!”
Tiffany, “ayo saja, tapi jangan bilang yang aneh-aneh bila bertemu dengannya”
Sunny, “iya, aku ingin makan shasimi”
Hyohyeon, “aku juga”
Yoona, “ayo berangkat”
Snsd berangkat menuju “Shasimi’s Resto”.
Shasimi’s Resto
Snsd sampau di restoran Nidhkhun, mereka disambut oleh Nichkhun.
@Snsd with Nichkhun
Nichkhun, “selamat datang perempuan-perempuan cantik” rayunya.
Taeyeon, “tetap saja masih tidak berubah”
Nichkhun, “ayo kuantar ke meja kalian”
di meja @snsd
Sooyoung, “ayo cepat sediakan shisiminya, aku sudah lapar”
Nichkhun, “ne, tapi sebelumnya aku ingin memperkenalkan pegawai baruku”
Taeyeon, “kau punya lagi? Aku jadi penasaran”
Nichkhun menepuk tangannya dan seseorang menuju ke meja snsd.
“ini dia pegawai baruku” kata Nichkhun. Semua member snsd terkejut dengan kehadiran pegawai baru Nichkhun.
“anyeong haseyo, Kim Soo Hyun imnida” Soo hyun memperkenalkan dirinya dengan santai seperti tidak terjadi sesuatu.
Melihat Soo Hyun memperkenalkan dirinya seperti itu, Tiffany merasakan sedih yang amat dalam. Yuri terlihat senang bisa melihat Soo Hyun lagi. Soo hyun hanya memandang Tiffany sinis. Nichkhun merasa ada yang aneh dengan mereka.
Nichkhun, “apa kalian saling kenal?”
Soo Hyun, “ah tidak”, jawaban Soo hyun yang membuat member snsd terkejut, termasuk Tiffany dan Yuri.
Nichkhun, “apa benar? Tiffany, apa kau mengenalnya?”
Tiffany, ” a..a.aku tidak mengenalnya”
Nichkhun merasa ada yang janggal. Tiffany melihat ke arah Soo hyun dengan tatapan penuh harapan.
Soo hyun sama sekali tidak melihat Tiffany, tapi melihat ke arah Yuri. Yuri juga melihat ke arah Soo Hyun, Taeyeon merasa prihatin dengan keadaan Tiffany.
@snsd
Author pov
Setelah pembicaraan itu, makanan yang mereka pesan sudah sampai di mejanya. Tiffany tidak selera makan, Yuri senyum-senyum sendiri, Sooyoung kegirangan gara-gara bertemu Wooyoung, Taeyeon dan Jessica berbincang.
“Pegawai yang namanya Kim Soo Hyun itu sangat lucu dan tampan” kata Jessica.
“dia itu mantan asistennya Tiffany, qpa kau lupa?” kata Taeyeon.
“penampilannya berubah drastis, jadi aku bingung”
“benar, dia terlihat rapi dan tampan” kata Taeyeon sambil membayangkan wajah Soo hyun.
“apa kau melihat Soo Hyun saat Tiffany ditanya oleh Nichkhun?”
“anieo, memangnya ada apa?”
“Soo Hyun seperti melihat ke arah Yuri, dan Yuri melihat balik”
“jinjja?”
“ne, aku sungguh-sungguh, apa mereka ada hubungan?”
“aku tidak tahu” jawag Taeyeon membuyarkan lamunannya.
Nichkhun memikirkan masalah tadi di kantornya, Soo Hyun bekerja dengan giat walaupun ada snsd disana, Tiffany melihati Soo hyun yang mengantarkan makanan dari meja ke meja, sama dengan Yuri, Taeyeon dan Jessica. Soo hyun merasa bahwa dirinya dilihati oleh seseorang, namun dia tetap merasa tenang.
Tiba-tiba, seseorang datang menjemput Tiffany…..
To be continued……..
Lanjut ke part 3, masih proses..
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s